Aku membawa putraku yang baru berusia tiga bulan, Nico, ke kawanan pasanganku untuk menghadiri Pertemuan Bulan. Margaret Bailey adalah Luna Kawanan Blackwood. Di rumah panjang itu, perkataan Margaret adalah hukum. Saat putraku sedang tidur, keponakanku, Raven Blackwood, membawa Nico ke lantai dua rumah panjang bersama teman-temannya. Kemudian, mereka melemparkannya keluar dari jendela. Bayiku meninggal tepat di depan mataku. Aku langsung kehilangan kendali. Tetapi semuanya sudah terlambat. Dia sudah kehilangan nyawa bahkan sebelum kami tiba di sana. Menurut hukum kawanan, karena keponakanku masih di bawah umur, dia nyaris tidak mendapat hukuman apa pun. Dewan hanya memerintahkan keluarganya membayar uang ganti rugi sebesar 12,8 miliar. Aku menangis sampai rasanya hatiku tercabik-cabik. Yang kuinginkan hanyalah keadilan. Namun, pasanganku, Damien Blackwood, dan Margaret justru menggeram marah kepadaku. Pada akhirnya, aku tidak pernah berhasil membalas perbuatan mereka. Duka dan kebencian perlahan menggerogotiku sampai aku meninggal dengan hati yang hancur. Namun, saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari Pertemuan Bulan. Kali ini, aku segera menghubungi kawanan asalku dan meminta mereka membawa putraku pergi. Kupikir, dengan begitu semuanya akan berubah. Sayangnya meski Nico sudah tidak ada di sana, keponakanku tetap saja melempar seorang bayi dari jendela lantai atas.
Acara menonton gratis terbatas: Acara menonton gratis ini diluncurkan bersama oleh GoodShort dan FreeDrama. Klik tombol untuk mengunduh APP dan menonton semua episode Mereka Salah Memilih Korban secara gratis.
Motivasi utama tokoh aku—seorang ibu yang kembali ke hari Pertemuan Bulan—bukan sekadar dendam, tapi upaya putus asa membangun jembatan kepercayaan dalam hubungan intim yang sudah retak: dengan Damien, dengan klan Blackwood, bahkan dengan dirinya sendiri. Di Mereka Salah Memilih Korban, keputusan menghubungi klan asal bukan strategi balas dendam, melainkan langkah pertama mencari perlindungan bersama—yang justru gagal karena sistem klan tak pernah benar-benar mengakui kerentanan emosionalnya sebagai bagian dari kekuasaan.
Yang bikin nyesek bukan hanya kematian Nico, tapi momen ketika Damien dan Margaret menggeram marah—bukan pada Raven, tapi pada sang ibu yang berduka. Itu bukan konflik keluarga biasa; itu pengkhianatan dalam bentuk keintiman palsu. Di Mereka Salah Memilih Korban, ‘reuni’ waktu tidak membawa harapan, tapi memperdalam luka: kita menyaksikan bagaimana rasa bersalah, kesedihan, dan keinginan berdamai bisa dikubur oleh struktur kekuasaan yang tak mengenal belas kasih.
Beda dari time-loop umumnya yang fokus pada penyelamatan fisik, serial ini memakai loop untuk menguji batas toleransi emosional dalam hubungan dekat—apakah cinta bisa bertahan saat keadilan sistemik mati? Tidak ada adegan perkelahian spektakuler, tapi tiap tatap mata antara ibu dan Damien, tiap diam panjang di ruang panjang Blackwood, adalah ledakan batin yang terkendali. Unduh sekarang lewat FreeDrama App!
Plot twist-nya cerdas: meski Nico aman, bayi lain tetap jatuh—artinya bukan soal nasib, tapi sistem yang rusak tak bisa…
Aku menangis di scene Damien marah padanya—bukan karena dia salah, tapi karena dunia ini memaksa ibu berduka jadi 'gang…
Pacing mantap! Tiap detik di rumah panjang bikin gelisah, dan twist akhir bikin aku langsung tap 'next episode' tanpa m…
Acara menonton gratis terbatas: Acara menonton gratis ini diluncurkan bersama oleh GoodShort dan FreeDrama. Klik tombol untuk mengunduh APP dan menonton semua episode Mereka Salah Memilih Korban secara gratis.